GATRANEWS  | BOLA | CARSPLUS |

KBA Astra Bakal Ada di 34 Provinsi di Indonesia

04 October 2017
Kampung Berseri Astra (antaranews/yus4)

Semarang, gatra.com - Desa Wisata Tanon di Semarang, yang menjadi lokasi terselenggaranya Festival Lereng Telomoyo Kampung Berseri Astra Tanon Ngrawan, mulai dibina menjadi Kampung Berseri Astra (KBA) sejak 9 November 2016. Terbilang, inilah desa yang menjadi KBA pertama di wilayah Jawa Tengah.



Terpilihnya Desa Menari ini dikarenakan memiliki aspek-aspek yang sejalan dengan 4 pilar corporate social responsibility (CSR) Astra, yakni Kesehatan, Pendidikan, Lingkungan dan Kewirausahaan.

Chief of Corporate Communications, Social Responsibility and Security PT Astra International Tbk, Pongki Pamungkas menuturkan KBA merupakan program menyeluruh yang mengacu pada empat pilar CSR Astra. Astra International telah menargetkan akan memiliki KBA di 34 provinsi di Indonesia pada 2018.

"Kami juga sangat senang melihat perkembangan yang dilakukan di KBA Tanon setiap tahunnya. Harapan kami, setiap Kampung Berseri Astra dapat menjadi seperti ini yaitu bersih, sehat, cerdas dan produktif,” ujar Pongki, dalam keterangan resminya, Senin (2/10) lalu.

Selain itu, adanya festival tersebut juga diharapkan dapat membangkitkan kembali kecintaan masyarakat terhadap permainan-permainan (dolanan) tradisional. Berbagai dolanan dapat dinikmati di Festival Lereng Telomoyo seperti, egrang, sudamanda (engklek), gobak sodor, lari estafet balok, bakiak dan pipa bocor.

Meski baru diadakan untuk pertama kalinya, Festival Lereng Telomoyo melibatkan banyak pekerja seni. Selain dua pembicara di acara Sarasehan Budaya, terdapat juga 17 kelompok kesenian rakyat dengan total pengisi acara 560 orang.

Diikuti dua kelompok pementasan teater yang masing-masing kelompok terdiri atas 30 orang, 12 kelompok dolanan tradisional dengan anggota masing-masing kelompok yaitu 6 orang, serta dibantu relawan komunitas Griya Pena Surakarta sebagai juri Dolanan Tradisional yang sekaligus meramaikan festival Dolanan Tradisional.


Editor: Toha