GATRANEWS  | BOLA | CARSPLUS |

Bandara Rembele Permudah Wisata Alam dan Kopi Gayo Aceh

28 Februari 2016
Kopi Aceh (ANTARA/Irwansyah Putra)

Jakarta, GATRAnews- Tak lama lagi akses ke daerah terpencil dan wisata alam di Aceh akan semakin mudah. Pekan depan, Presiden Joko Widodo berencana meresmikan pengembangan Bandara Rembele di Gampong Bale Atu, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh.


"Akses, Atraksi, Amenitas, 3A yang menjadi syarat sebuah kawasan pariwisata itu hidup dan berkembang," kata Menteri Pariwisata Arief Yahya, di Jakarta, Sabtu (27/2).

Aceh, menurut Arief Yahya, akan semakin populer di mata wisman di seluruh penjuru dunia. Ketiga 3A sudah kuat, promosi ke media asing pun akan semakin gencar. "Aceh punya potensi di Halal Tourism, setelah Lombok," ungkap Arief Yanya.

Bandara yang terletak di ketinggian perbukitan ± 1.400 m dari permukaan laut itu dikelilingi bukit, merupakan gerbang wisata di dataran tinggi Gayo yang terkenal dengan tempat wisata alam. Serta kopi Gayonya yang terkenal hingga ke Eropa.

Kepala Dinas Pariwisata Aceh Reza Pahlevi mengatakan, potensi wisata alam di Kabupaten Bener Meriah ini tidak kalah oleh daerah lain di Indonesia. Di antaranya adalah Danau Laut Tawar, Goa Puteri Pukes, Pantan Terong dan Goa Loyang Koro yang di dalamnya terdapat benda-benda cagar budaya sejak ratusan tahun lalu.

”Kami sangat senang dengan adanya pembangunan baru bandara tersebut, jika tidak ada bandara, perjalanan dari Banda Aceh ke lokasi tersebut selama 6 jam, jika dari Sabang hanya 2 jam. Tapi sebenarnya akses sudah bagus, jadi ini tambah bagus lagi,” ujar Reza, Sabtu.

Reza menambahkan, daerah yang bakal dibangun Bandara adalah kawasan yang sangat dingin. Yang paling terkenalnya adalah udara alam dan Kopi Gayo.

”Kami biasa menyebut wisata ini wisata Aceh Tengah, ada hamparan kopi Gayo dan cocok untuk adventure turism maupun sport turism,”ujar pria asli Aceh itu.

Untuk menuju ke Kabupaten Bener Meriah, saat ini dapat diakses melalui jalur udara maupun darat. Melalui jalur darat dapat ditempuh selama ± 6 jam dari Banda Aceh dan ± 8 jam dari Medan.

Sedangkan melalui jalur udara saat ini dapat ditempuh ± 1 jam dari Bandara Kualanamu menggunakan maskapai Penerbangan Susi Air 3 kali seminggu.


Bandara Rembele saat ini hanya mampu didarati oleh pesawat sebesar Fokker 50 atau CN 235. Nantinya dengan pengembangan fasilitas tersebut, Bandara Rembele akan mampu didarati pesawat Boeing 737-series.

Dengan potensi wisata alam yang melimpah dan fasilitas bandara diharapkan semakin banyak maskapai penerbangan berjadwal yang akan menerbangi jalur ke bandara Rembele ini.


Reporter: Wanto
Editor: Arief Prasetyo