GATRANEWS  | BOLA | CARSPLUS |

Kostum Merak Tebar Pesona di Selandia Baru

20 March 2016
Sejumlah peserta mengenakan kostum merak(ANTARA/Ari Bowo Sucipto/re1)

Auckland, GATRAnews -  Dua kostum merak Wonderful Indonesia tebar pesona di Festival Pasifika, Western Spring, Auckland, Selandia Baru. Suguhan ini menjadikanp Pengunjung festival di Western Spring heboh. Hingga dua meter, kostum dengan diameter bentangan sayap tinggi satu meter beserta aksesoris manik-manik kaca dan bunga membuat pengunjung pameran berdecak kagum.


“Wow.. Wonderful Indonesia!” komentar mereka. Merak sejatinya dikenal sebagai pesolek ulung. Unggas khas Indonesia itu memiliki bulu yang luar biasa indah.

Di Selandia Baru, keindahan merak itu akhirnya coba dimodifikasi secara kreatif oleh Yoseph Agus Kristian. Sejak 2013 Yoseph sudah banyak mengikuti tim kesenian Indonesia ke sejumlah negara seperti Tiongkok, Singapura, Malaysia, Korea, Jerman, dan Taiwan.

Konsep kostum dengan diameter bentangan sayap tinggi satu meter akhirnya menjadi pilihan pamerain Wonderful Indonesia di banyak travel mart.

Hampir setiap 10 menit sekali pengunjung yang datang di stan Indonesia selalu meminta berfoto bersama dengan penari Sanggar Amore Dance Malang yang mengenakan kostum merak tadi. 

Tidak kurang 250 sampai 300 kali pengambilan gambar dilakukan pada hari pertama, Sabtu (12/3). Jumlahnya bahkan meningkat hampir dua kali lipat pada Ahad (13/3).

“Inilah momentum pertama Wonderful Indonesia tampil di festival itu. Kami all out menyiapkan berbagai seni budaya sebagai bentuk promosi pariwisata Indonesia. Misi kami, mengenalkan budaya dan sejumlah destinasi menarik di Tanah Air,” terang Vinsensius Jemadu, Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Pasifik Kementerian Pariwisata, Selasa (16/3).

Iringan Jegeg Bali dan dua pemusik angklung, juga ikut menebar sejuta pesona. Jepretan kamera dari pengunjung festival akhirnya ikut-ikutan mengarah ke sana. Pengunjung seakan tidak pernah berhenti mengabadikan jegeg Bali dan angklung.

Dari paparan Vinsen, pengunjung Pasifika juga kerap berhenti dan meminta berpose bersama dengan tim Jegeg Bali dan dua pemusik angklung

"Wonderful Indonesia memang harus tampil di Festival Pasifika. Potensi pasar Selandia Baru dan negara pasifik lain harus digarap karena angka kunjungan wisatawan Selandia Baru baru sekitar 35.000 orang per tahun,” ungkap Vinsen.


Reporter: Wanto
Editor: Arief Prasetyo