GATRANEWS  | BOLA | CARSPLUS |

Sensasi Air Terjun Batu Gilang Park Lengkapi Destinasi Wisata Panusupan Purbalingga

16 April 2017
Bupati Purbalingga H Tasdi SH MM meresmikan Batu Gilang Park Panusupan, Purbalingga. (Foto: GATRAnews/Ridlo Susanto/AK9)

Purbalingga, GATRAnews – Potensi wisata desa Tanalum Kecamatan Rembang, Purbalingga, Jawa Tengah kini semakin bervariasi. Para pegiat wisata desa itu kembali mengembangkan destinasi wisata baru Batu Gilang Green Park. Wisata yang mengangkat keindahan Curug Karang ini, melengkapi sembilan destinasi wisata yang sudah ada sebelumnya di Desa Wisata Panusupan.

 

Kepala Desa Panusupan Imam Yulianto menuturkan, Curug Karang yang berada di perbatasan desa Panusupan dengan Desa Tanalum merupakan kerjasama antara desa Panusupan dengan Desa Tanalum. Pasalnya, objek wisata air terjun ini berada di perbatasan kedua desa. Bahkan curug tiga tingkat ini sebelumnya sudah dikembangkan oleh para pegiat wisata di desa Tanalum.

 
“Kami bersama pihak Tanalum bersepakat bekerjasama terutama dalam hal sapta pesona utamanaya peningkatan akses dan keamanan wisata alam Curug Karang ini,” kata Imam Yuli, Sabtu (15/4) saat peresmian Batu Gilang Park oleh Bupati Purbalingga, H Tasdi SH MM.

 
Imam menjelaskan, untuk meningkatkan akses menuju wisata alam Curug Karang yang berada di Dukuh Pagelaran,  Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis)  desa Tanalum bersama masyarakat setempat membangun akses jalan sepanjang 1 km dilengkapi fasilitas rest area dan parkir kendaraan. Dilokasi curug, juga dilengkapi jembatan selfi yang akan mempermudah akses para wisatawan menuju lokasi curug tiga tingkat itu.

 

“Kedepan akan kita tambah lagi dengan fasilitas lainnya seperti flying fox dan lainnya,” katanya.

Pengelola Batu Gilang Green Park Sarwono mengemukakan pengembangan destinasi baru pariwisata di desa Panusupan dilakukan sekira 2,5 bulan sejak Februari lalu. Seluruh pembangunan baik akses jalan maupun fasilitas pendukung wisata dilakukan dengan swadaya masyarakat mencapai Rp155 juta dan dukungan gotong royong warga senilai Rp 245 juta.

 
“Kami berharap ada dukungan pengaspalan dari pemkab,” pintanya.

 
Menanggapi permintaan itu, Bupati Tasdi akan membantu pengaspalan jalan dengan bantuan khusus senilai Rp200 juta. Dia berkeyakinan potensi wisata alam Curug Karang memiliki masa depan yang cerah dan dapat lebih menggairahkan pariwisata Purbalingga sekaligus memiliki multiplier effect untuk menggerakan perekonomian rakyat.

 
“Semua harus bergerak. Termasuk melakukan kerjasama saling menguntungkan dengan wilayah sekitar, seperti Tanalum, Sumampir dan lainnya. Konsep wisata “Mampir Tapa” (Makam, Sumampir, Tanalum dan Panusupan) harus dapat diwujudkan. Semua harus dapat bekerjasama,” katanya.

 
Tasdi menjelaskan, pariwisata Purbalingga pada 2016 lalu mampu menarik kunjungan wisatawan mencapai 1,7 juta orang. Sedangkan khusus di desa wisata Panusupan telah dikunjungi 150 orang. “Saya harapkan kedepan tidak hanya dikunjungi 150 ribu orang. Harus diupayakan bisa 250 ribu, 300 ribu bahkan satu juta orang dapat masuk berwisata di desa Panusupan dan wiayah kecamatan Rembang,” imbuhnya.

 





Reporter: Ridlo Susanto
Editor: Rosyid