GATRANEWS  | BOLA | CARSPLUS |

Menpar Dorong Purwakarta Sebagai Salah Satu Destinasi Pariwisata

07 January 2017

Jakarta, GATRAnews - Tingginya potensi wisata di Purwakarta membuat Menteri Pariwisata Arief Yahya berjanji untuk turut mendorong promosi daerah tersebut sebagai salah satu destinasi pariwisata nasional. Hal ini dikatakannya di sela-sela kunjungan kerjanya pertamanya pada 2017 ke sejumlah titik obyek wisata di Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (6/1).

“Kesan saya pertama kali ke sini, Purwakarta adalah little Indonesia. Kekuatan dan keunikannya ada pada Kebhinnekaan. Purwakarta bisa menjadi salah satu destinasi unggul, jadi saya mendukung sekali bila promosi wisatanya didorong terus,” katanya, dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Sabtu (7/1).

Menurutnya, daerah yang dipimpin Bupati Dedi Mulyadi tersebut memiliki keunggulan bila ditinjau dari rumus pemasaran 4P berupa product, price, place dan promotion.

Dari segi kesiapan produk yang dapat dijual, Purwakarta memiliki keindahan alam dan seni budaya. Apalagi pemerintah setempat juga telah membangun belasan museum serta taman Air Mancur Sri Baduga yang diklaim sebagai terbesar di Indonesia.

Dengan waktu tempuh sekitar 2 jam dari Jakarta serta adanya pilihan sarana transportasi membuat biaya berwisata ke Purwakarta cukup terjangkau.

“Kelemahan dari Purwakarta itu adalah promosinya yang masih kurang. Jadi saya berpesan ke anak-anak muda di Purwakarta, kamulah yang seharusnya mempromosikan daerah yang kamu cintai ini. Pokoknya setiap hari masukkan foto dan video pariwisata ke media sosial,” ujarnya.

Arief mengatakan, pihaknya akan membantu untuk mempromosikan Purwakarta untuk segmen konsumen wisatawan nusantara di Jakarta dan Bandung serta wisatawan asing dari Singapura.

Namun untuk memaksimalkan potensi tersebut, dia juga mendorong pemda setempat untuk membangun venue penyelenggaraan kegiatan MICE. Pasalnya sekitar 50% dari wisatawan mancanegara di Jakarta adalah konsumen bisnis.

“Purwakarta strategis sekali untuk market di Jakarta dan Bandung, karena ada kedekatan jarak dan budaya. Jadi akan sayang sekali kalau kita tidak memanfaatkan itu," jelasnya.


Reporter: Didi Kurniawan
Editor: Tian Arief