GATRANEWS  | BOLA | CARSPLUS |

Kemiskinan NTB Ditarget Turun 12% pada 2018

08 Desember 2016

Mataram GATRAnews - Gubernur Dr. TGH. Muhamad Zainul Majdi menargetkan penurunan angka kemiskinan harus bisa menembus angka 12% hingga tahun 2018. Menurutnya, provinsi NTB kini termasuk salah satu daerah dengan tingkat kemiskinan di atas rata-rata nasional namun penurunannya justru belum optimal.

“Sehingga, sampai akhir jabatan saya, kemiskinan itu harus bisa turun drastis hingga tinggal 12% saja,” tegas Gubernur NTB di Mataram, Kamis (8/12). Zainul tidak menampik saat ini progres kinerja penurunan angka kemiskinan di NTB termasuk terbaik secara nasional namun belum dirasa optimal.

Mengingat, angka miskin NTB masih di atas 16% pada tahun 2016. Zainul Majdi mengakui, ada empat kelompok masyarakat yang paling banyak menyumbang angka kemiskinan dari hasil identifikasinya, yakni, masyarakat miskin kota, masyarakat lingkar hutan, masyarakat pesisir, dan buruh tani.

“Namun ironisnya, 3 dari 4 kelompok ini sebenarnya berada di dalam wilayah yang SDA-nya sangat potensial,” ujar Gubernur.

Majnu mencontohkan, untuk sektor kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sudah memiliki kebijakan yang berpihak dengan memberi izin masyarakat untuk mengakses hasil hutan bukan kayu.

Masyarakat bisa menanam tanaman produktif dan bisa memetik buah seperti durian hingga nangka. “Hal ini cukup membantu mengentaskan kemiskinan di lingkar hutan,” kata Gubernur.

Kesulitan terbesar ada pada kelompok buruh tani yang tidak mempunyai lahan. Ia mengatakan, banyak dari buruh tani yang memilih mengadu nasib menjadi TKI di luar negeri saat tidak adanya musim tanam dan panen.”Pemerintah tak bisa melarang rakyatnya mencari rejeki dan nafkah. Kita membantu dengan regulasi agar TKI tidak gagal dan tidak jadi TKI ilegal.


Reporter: Hernawardi

Editor: Nur Hidayat